Pandangan Al-Qur'an Mengenai Sihir

*Sihir menurut Al Qur'an*

✍️ Muhammad Rizki AS


Dalam catatan Dr. Fuad Abdul Baqi dalam Kitabnya (Al Mu'jam Al Mufahros Li Alfazil Quran h. 439) Al-Qur'an menyebutkan kata sihir (bentuk Masdar dari سحر يسحر) sebanyak 27 kali


Al-Qur'an mencatat sejarah sihir dimuat dalam Al Qur'an suroh Al Baqoroh 102


... ولكن الشياطين كفروا يعلمون الناس السحر وما أنزل على الملكين ببابل هاروت وماروت


Artinya: Dan akan tetapi setan telah kafir karena mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di Negeri Babil yaitu Harut dan Marut (QS. Al Baqarah 102)


Al Imam Jalaluddin Al Mahalli dalam tafsir Jalalain mengutip pendapat Ibnu Abbas, bahwa Malaikat Harut dan Marut adalah dia Malaikat yang ditugaskan untuk menguji manusia dengan mengajari manusia sihir


Al-Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya mengutip pendapat Azzajjaj dari riwayat Ali. Ali Ra. Berpendapat maksud dari ayat tersebut adalah Harut dan Marut mengajari manusia akan bahayanya sihir bukan mengajarkan untuk melakukannya dan dan ini adalah pendapat kebanyakan ahli bahasa dan nazhor


Dalam syariat Umat Nabi Muhammad sihir sendiri mempunyai rincian hukum sebagaimana dijelaskan Syekh Ahmad bin Muhammad Asshowi dalam tafsirnya:

1. Barangsiapa yang meyakini kebenaran sihir dan memberi efek murni karena sihir tersebut (bukan atas kuasa Allah) maka ia kafir

2. Mempelajari sihir untuk menyihir manusia hukumnya harom

3. Mempelajari sihir tidak untuk apapun hukumnya makruh

4. Mempelajari sihir untuk menangkal sihir hukumnya mubah


Dalam tafsirnya Imam Al Qurtubi menyatakan bahwa Ahlu Sunnah memandang sihir itu ada dan nyata


Wallahu A'lam

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOK MASIH GALAU? ssstt.... Ini bacaan biar kamu dapat ganti yang lebih baik