KOK MASIH GALAU? ssstt.... Ini bacaan biar kamu dapat ganti yang lebih baik
KEUTAMAAN KALIMAT ISTIRJA'
Penulis Muhammad Rizki Akbar Siregar
Diantara keutamaan ummat nabi
Muhammad adalah adanya kalimat istirja’. Kalimat istirja’ adalah kalimat إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ (sesungguhnya kami milik Allah dan kepada-Nya
kami kembali) yang diucapkan ketika mendapat musibah
Said bin Jubair berkata: “Sungguh telah
diberikan ummat Nabi Muhammad apa yang tidak diberikan kepada kepada nabi-nabi
lain seperti ucapan: Innalillahi wa inna ilaihi rojiun (Istirja’) kalaulah
diberikan kepada nabi lain tentulah Ya’qub tidak berkata:
يَٰٓأَسَفَىٰ عَلَىٰ
يُوسُفَ
Artinya: Alangkah berduka citanya aku
terhadap Yusuf (QS. Yusuf: 84)”[1]
Kalimat
istirja’ yang tidak diberikan kepada ummat-ummat terdahulu juga memiliki
beberapa keutamaan diantaranya adalah:
1)
Mendapat Ganti Yang Lebih Baik
Diantara keutamaan yang Allah berikan kepada
orang-orang yang ketika mendapat musibah mengucapkan kalimat istirja’ adalah
mendapat ganti yang lebih baik. Sebagaimana sabda Rasul saw.
مَا
مِنْ مُسْلِمٍ تُصِيبُهُ مُصِيبَةٌ فَيَقُولُ مَا أَمَرَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ ، اللَّهُمَّ أْجُرْنِى فِى
مُصِيبَتِى وَأَخْلِفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا إِلاَّ أَخْلَفَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ
لَهُ خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: Tidaklah seorang
muslim tertimpa musibah lalu ia membaca apa yang telah diperintahkan oleh
Allah:
إِنَّا لِلَّهِ
وَإِنَّا إِلَيْهِ رَاجِعُونَ اللَّهُمَّ
أْجُرْنِى فِى مُصِيبَتِى وَأَخْلِفْ لِى خَيْرًا مِنْهَا
Artinya: Sesungguhnya kami
adalah milik Allah dan akan kembali kepada Allah, Ya Allah, berilah kami pahala
karena mushibah ini dan tukarlah bagiku dengan yang lebih baik daripadanya.'
melainkan Allah menukar baginya dengan yang lebih baik. (HR. Muslim)[2]
2)
Mendapatkan Pahala
Diantara keutamaan yang Allah berikan kepada
orang-orang yang ketika mendapat musibah mengucapkan kalimat istirja’ adalah
mendapatkan pahala meskipun kejadiannya sudah terjadi diwaktu yang telah lama.
Sebagaimana sabda Rasul saw.:
مَنْ أُصِيبَ
بِمُصِيبَةٍ فَذَكَرَ مُصِيبَتَهُ فَأَحْدَثَ اسْتِرْجَاعًا وَإِنْ تَقَادَمَ
عَهْدُهَا كَتَبَ اللَّهُ لَهُ مِنْ الْأَجْرِ مِثْلَهُ يَوْمَ أُصِيبَ
Artinya: Barangsiapa
tertimpa musibah kemudian teringat kejadian tersebut lalu mengucapkan istirja (ucapan
Inna Lillaahi wa Inna Ilaihi Raaji'uun), meskipun kejadiannya telah berlalu,
maka Allah tetap akan menulis pahalanya (HR. Ibnu Majah)
3)
Mendapat Rumah Di Surga
Diantara keutamaan yang Allah berikan kepada
orang-orang yang ketika mendapat musibah mengucapkan kalimat istirja’ adalah
mendapat rumah di surga . sebagaimana sabda Rasul saw:
إِذَا مَاتَ وَلَدُ
الْعَبْدِ قَالَ اللَّهُ لِمَلَائِكَتِهِ قَبَضْتُمْ وَلَدَ عَبْدِي فَيَقُولُونَ
نَعَمْ فَيَقُولُ قَبَضْتُمْ ثَمَرَةَ فُؤَادِهِ فَيَقُولُونَ نَعَمْ فَيَقُولُ
مَاذَا قَالَ عَبْدِي فَيَقُولُونَ حَمِدَكَ وَاسْتَرْجَعَ فَيَقُولُ اللَّهُ
ابْنُوا لِعَبْدِي بَيْتًا فِي الْجَنَّةِ وَسَمُّوهُ بَيْتَ الْحَمْدِ
Artinya: Jika anak seorang hamba meninggal, Allah berfirman kepada
para malaikatNya: Kalian telah mencabut anak hambaKu. Mereka menjawab; 'Ya.'
(Allah Tabaraka Wa Ta'ala) berfirman; 'Kalian telah mencabut buah hatinya.'
Mereka menjawab; 'Ya.'(Allah Tabaraka Wa Ta'ala) bertanya: 'Apa yang dikatakan
hambaKu.' Mereka menjawab; 'Dia memujiMu dan mengucapkan istirja'.' Allah
berkata: 'Bangunlah untuk hambaKu satu rumah di syurga, dan berilah nama dengan
baitulhamd (HR. Tirmizi dan ia berkata
hadis ini hasan ghorib)[3]
4)
Mendapat Sholawat dan Rahmat Allah
Diantara keutamaan yang Allah berikan kepada
orang-orang yang ketika mendapat musibah mengucapkan kalimat istirja’ adalah
mendapat sholawat dan rahmat Allah
ٱلَّذِينَ إِذَآ أَصَٰبَتْهُم
مُّصِيبَةٌ قَالُوٓا۟ إِنَّا لِلَّهِ وَإِنَّآ إِلَيْهِ رَٰجِعُونَ. أُولَٰئِكَ
عَلَيْهِمْ صَلَوَاتٌ مِنْ رَبِّهِمْ وَرَحْمَةٌ ۖ وَأُولَٰئِكَ هُمُ
الْمُهْتَدُونَ
Artinya: Orang-orang yang apabila tertimpa musibah
mengucapkan Innalillahi wa inna ilaihi rojiun, mereka mendapat sholawat
dan rahmat dari tuhan mereka (QS. Al-Baqoroh 156-157)
Komentar
Posting Komentar