Postingan

XI IIK 1 DAQU 2024-2025

Gambar
 

Pandangan Al-Qur'an Mengenai Sihir

*Sihir menurut Al Qur'an* ✍️ Muhammad Rizki AS Dalam catatan Dr. Fuad Abdul Baqi dalam Kitabnya (Al Mu'jam Al Mufahros Li Alfazil Quran h. 439) Al-Qur'an menyebutkan kata sihir (bentuk Masdar dari سحر يسحر) sebanyak 27 kali Al-Qur'an mencatat sejarah sihir dimuat dalam Al Qur'an suroh Al Baqoroh 102 ... ولكن الشياطين كفروا يعلمون الناس السحر وما أنزل على الملكين ببابل هاروت وماروت Artinya: Dan akan tetapi setan telah kafir karena mengajarkan sihir kepada manusia dan apa yang diturunkan kepada dua malaikat di Negeri Babil yaitu Harut dan Marut (QS. Al Baqarah 102) Al Imam Jalaluddin Al Mahalli dalam tafsir Jalalain mengutip pendapat Ibnu Abbas, bahwa Malaikat Harut dan Marut adalah dia Malaikat yang ditugaskan untuk menguji manusia dengan mengajari manusia sihir Al-Imam Al-Qurtubi dalam tafsirnya mengutip pendapat Azzajjaj dari riwayat Ali. Ali Ra. Berpendapat maksud dari ayat tersebut adalah Harut dan Marut mengajari manusia akan bahayanya sihir bukan mengajarkan u...

Tafsir Al Fajr 1-3

Tafsir Al Fajr 1-3 Penulis: Muhammad Rizki Akbar Siregar  Mencoba memahami makna Al Fajr 1-3 Ayat ini kerap dipahami sebagai ayat yang menunjukkan keutamaan 10 malam akhir Ramadhan karena secara jelas disebutkan وليال عشر Artinya: Demi 10 malam terakhir (Al Fajr:2) Dan juga ayat ini sering dianggap menyebutkan sumpah Allah untuk sholat syafa' (Muqoddimatul witr) dan juga sholat witir) Mari melihat makna dari ayat pertama والفجر Artinya:Demi Fajr Imam Jalaluddin Assuyuthi dalam Tafsir Jalalain memaknai fajr yang dimaksud adalah fajar semua hari (Tafsir Jalalain: Haromain, j. 2, h. 261) Pernyataan imam As Suyuthi yang memutlakkan Al Fajr yang dimaksud disini adalah Al fajr untuk semua hari adalah satu dari banyaknya tafsiran Alfajr (Hasiyah Assowi:Haromain, j. 4,h. 418) Tafsiran yang berbeda juga dikemukakan oleh Mujahid yang mengatakan maksud Al Fajr adalah fajar di hari nahr (idul adha) (addurrul Mansur:Darul Fikr, j. 8, h. 498) Juga berbeda dengan apa yang dijelaskan oleh Ibnu Abb...

Maulidan Kok Dilarang?

Gambar
Maulidan kok dilarang? Yang pertama kali merayakan maulidan adalah Abu Lahab Dalam kitab Al-Bidayah Wannihayah Ibnu Katsir menukil hadis shohih riwayat Bukhori dan Muslim tentang Kisah Abu Lahab yang begitu mendengarkan kelahiran nabi Muhammad langsung memerdekakan hamba sahayanya karena bentuk suka cita atas lahirnya Rasul saw. Al-Abbas bin Abdul Muttolib menceritakan bahwa Abu Lahab mendapatkan keringanan siksa di setiap hari senin karena berbahagia saat lahirnya nabi muhammad (maulid nabi) Jika Abu Lahab yang kafir dan turun ayat untuk menghinanya mendapatkan keringanan azab setiap hari senin karena pernah sekali merayakan maulid nabi, lalu bagaimana dengan ummat nabi muhammad yang selalu bersukan cita saat merayakan hari kelahiran nabinya? Sumber: Al-Bidayah Wannihayah, h. 273, cet. Maktabah Al-Maarif Bierut Lebanon Ditulis oleh Rekan sejawat kalian  Muhammad Rizki Akbar Siregar

Bidah Hasanah

Gambar
Mereka: Adakah Bid'ah Hasanah? Jawab kami: Nabi bersabda "Setiap bid'ah adalah sesat", namun di hadis lain nabi juga bilang كل معروف صدقة "setiap yang baik bernilai pahala" Mereka: Baik dalam hadis tersebut adalah sesuai pandangan Alquran dan sunnah bukan berdasarkan pandangan manusia" Jawaban kami:" Nabi bersabda apa yang dipandang muslimin baik, maka itu disisi Allah baik" barometer kebaikan dalam teks hadis tersebut adalah baik menurut muslim tentunya tidak melanggar aturan2 quran dan sunnah"

Cara Salafuna Sholih Menyikapi Ikhtilaf (Perbedaan Pendapat)

Cara Salafuna Sholih menyikapi Ikhtilaf (Perbedaan pendapat) Ikhtilaf Shahabat Ketika Rasulullah Saw Masih Hidup. عَنِ  ابْنِ عُمَرَ  ، قَالَ : قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَنَا لَمَّا رَجَعَ مِنَ الأَحْزَابِ : لاَ يُصَلِّيَنَّ أَحَدٌ العَصْرَ إِلَّا فِي بَنِي قُرَيْظَةَ فَأَدْرَكَ بَعْضَهُمُ العَصْرُ فِي الطَّرِيقِ ، فَقَالَ بَعْضُهُمْ : لاَ نُصَلِّي حَتَّى نَأْتِيَهَا ، وَقَالَ بَعْضُهُمْ : بَلْ نُصَلِّي ، لَمْ يُرَدْ مِنَّا ذَلِكَ ، فَذُكِرَ لِلنَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ، فَلَمْ  يُعَنِّفْ  وَاحِدًا مِنْهُمْ Artinya: Dari Ibnu Umar, ia berkata, “Rasulullah Saw berkata kepada kami ketika beliau kembali dari perang Ahzab, ‘Janganlah salah seorang kamu shalat ‘Ashar kecuali di Bani Quraizhah’. Sebagian mereka memasuki shalat ‘Ashar di tengah perjalanan. Sebagian mereka berkata, ‘Kami tidak akan melaksanakan shalat ‘Ashar hingga kami sampai di Bani Quraizhah’. Sebagian mereka berkata, ‘Kami melaksanakan shalat ‘Ashar s...