Perlu diketahui!!! FIQH KHATAM ALQURAN

FIQH KHATAM ALQURAN

Penulis: Muhammad Rizki Akbar Siregar


Memperbanyak membaca Alquran hingga khatam adalah sebuah sunnah yang biasa dilakukan oleh para salaf, namun saat mengkhatamkan Alquran ada beberapa hal yang perlu di ketahui

1.      Jumlah Khatam

Kebiasaan salaf dalam mengkhatamkan Alquran ada beberapa macam, ada yang khatam Alquran dalam sehari semalam delapan kali khatam dengan rincian empat kali di siang hari dan emat kali di malam hari, ada pula yang khatam empat kali dalam sehari semalam, ada pula yang khatam tiga kali dalam sehari, adapula yang khatam dua kali dalam sehari semalam, dan ada pula yang hanya khatam sekali dalam sehari semalam[1]
Namun ada juga yang memakruhkan mengkhatamkan secepat itu dalam sehari dengan dalil

 لَا يَفْقَهُ مَنْ قَرَأَ الْقُرْآنَ فِي أَقَلَّ مِنْ ثَلَاثٍ

Artinya: Tidak akan paham orang yang mengkhatamkan Alquran kurang dari tiga hari (HR. Abu Daud dan Tirmizi, dan Tirmizi menshohihkan hadis ini)
            Ada juga yang mengkhatamkan Alquran dalam tiga hari, empat hari, lima hari, enam hari dan dalam seminggu sekali sebagaimana banyak dilakukan oleh kebanyakan sahabat[2]

عن عبد الله بن عمرو بن العاص قال : قال رسول الله صلى الله عليه وسلم اقرأ القرآن في شهر قلت : إني أجد قوة ؟  قال : اقرأه في عشر ، قلت : إني أجد قوة ؟ قال : اقرأه في سبع ، ولا تزد على ذلك

Artinya: Dari Ibnu Amar bin Ash ia berkata: “Bersabda Rasul : “Khatamkanlah Alquran dalam sebulan”, Aku berkata: “Aku sanggup lebih dari itu”, Rasul bersabda: “Khatamkanlah dalam sepuluh hari” Aku berkata: “Aku sanggup lebih dari itu”, Rasul bersabda: “Khatamkanlah dalam tujuh hari dan jangan kurang dari itu” (HR. Bukhori dan Muslim)
            Ada juga yang khatam Alquran  dalam delapa hari, sepuluh hari, ada juga yang khatam dalam sebulan dan bahkan ada yang khatam dalam dua bulan.
            Dari Makhul ia berkata: Dulu orang-orang kuat dari kalangan sahabat mengkhatamkan Alquran dalamtujuh hari, ada juga yang dalam sebulan sekali dan juga ada yang khatam dalam dua bulan (HR. Abu Daud)
            Abu Lais berkata: “Hendaklah bagi orang yang membaca Alquran mengkhatamkan Alquran sedikitnya dua kali dalam setahun jika tidak mampu untuk lebih dari itu”[3]
            Diriwayatkan dari Alhasan bin Ziad dari Abu Hanifah ia berkata: “Barangsiapa yang meengkhatamkan Alquran dalam setahun dua kali maka ia telah menunaikan hak Alquran, karena Nabi   membacakan Alquran kepada Jibril di tahun wafatnya sebanyak dua kali”[4]

2.      Bertakbir ketika membaca Addhuha sampai khatam
Disunnahkan untuk bertakbir dari suroh Addhuha sampai khatam dan ini adalah cara pembiasaan Ahlu Makkah.[5]
Diriwayatkan dari Al-Baihaqi dalam kitab Syu’ab Al-Iman dan Ibnu Khuzaimah dari jalan Ibnu Abi Bazzah aku mendengar ‘Ikrimah bin Sulaiman berkata: “Aku membaca Alquran di hadapan Ismail bin Abdullah  Al-Makki dan ketika bacaan ku sampai di suroh Adhuha, ia berkata: “Bertakbirlah sampai engkau khatam!”, dan aku juga telah membacakan Alquran di hadapan Ibnu Abbas dan dia memerintahkan ku seperti itu juga, dan Ibnu Abbbas juga menceritakan bahwasanya ia telah membaca di hadapan Ubai bin Ka’ab dan Ubai bin Ka’ab pun memerintahkan begitu juga”.

3.      Memilih waktu mengkhatamkan Alquran
Dalam mengakhatamkan Alquran, ada beberapa waktu yang dianjurkan, dan waktu paling bagus mengkhatamkan Alquran adalah di dalam sholat, dan waktu terbaik mengkhatamkan Alquran di dalam sholat adalah di waktu sholat sunnah fajr, kemudian saat sholat sunnah maghrib. Adapun waktu paling mengkhatamkan Alquran di luar sholat adalah di awal siang atau setelah sholat shubuh.

4.      Puasa sunnah di hari khatam Alquran
Diantara sunnah yang dilakukan saat khatam Alquran adalah berpuasa di hari khatam. Kecuali jika hari khatamnya bertepatan dengan hari-hari yang di haramkan berpuasa.
Telah meriwayatkan Ibnu Abi Daud dengan sanadnya yang shohih bahwasanya Tholhah bin Mushorrif dan Habib bin bin Abu Tsabit dan Al-Musayyib bin Rofi’ dari kalangan tabi’in kuffah biasa bersahur untuk berpuasa di hari khatam Alquran.[6]

5.      Membuat majlis khataman Alquran
Disunnahkan juga untuk membuat majlis khatam Alquran sebagaiamana diriwayatkan Ibnu Abi Daud dengan sanad yang shohih dari Mujahid ia berkata: “Dulu para salaf berkumpul ketika khatam Alquran dan berkata: “Rahmat sedang turun”[7]

6.      Berdoa saat khataman Alquran
Disunnahkan pula untuk membaca doa setelah mengkhatamkan Alquran sebagaimana diriwayatkan Atthobrani dalam Al-Kabir dari Al-Irbadh bin Sariyah secara marfu’
من ختم القرآن فله دعوة مستجابة
Artinya: “Barangsiapa yang mengkhatamkan Alquran maka baginya doa mustajab"




[1] Assuyuthi, Al-Itqon Fi Ulum Alquran,h, 221
[2] Ibid
[3] Ibid
[4] Ibid, h. 222
[5] Assuyuthi, Al-Itqon Fi Ulum Al-Quran, h. 233
[6] Imam Nawawi, Attibyan Fi Adab Hamalat Alquran, h. 257
[7] Ibid. 259

Komentar

Postingan populer dari blog ini

KOK MASIH GALAU? ssstt.... Ini bacaan biar kamu dapat ganti yang lebih baik